Bolehkah Seorang Ulama Menjadi Pemimpin?

Edukaislam - Telah disepakati oleh para Ulama bahwa hukum taat kepada ulil amri merupakan kewajiban setiap kaum muslimin. Kaum muslimin tidak diperolehkan memberontak ulil amri meskipun dalam kepememimpinannya sering berlaku dzalim. Prinsip seperti ini menjadi pegangan yang lahir dari salah satu pokok aqidah ahlus sunnah wal jamaah.



Allah ta’ala berfirman dalam al Qur'an :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (QS. An Nisa’: 59)

Ulama’ ahli tafsir berbeda pendapat tentang maksud dari kata “ulil amri”, sebagaimana berikut:

Menurut Sahabat Nabi, yang dimaksud dengan Ulil Amri ialah para ulama’ atau yang disebut dengan ahli fiqih. Pendapat ini merupakan pendapat yang disampaikan oleh Sahabat Ibnu ‘Abbas رضي الله عنه , Mujahid, Atha’ bin Saib dll.

Menurut beberapa sahabat lagi, yang dimaksud dari Ulil Amri ialah para penguasa dari umat islam, atau kholifah atau umara’. Pendapat ini disampaikan oleh Sahabat Abu Hurairah رضي الله عنه , Maimun bin Mahran, Ibnu Zaid, As Suddy, dll. Pendapat kedua ini juga diriwayatkan dari Sahabat Ibnu Abbas رضي الله عنه

Sumber :(Tafsir At Thobary 5/147 dst, Tafsir Qurthuby 5/259, & Tafsir Ibnu Katsir 1/517-518)

Kedua pendapat ini sebenarnya tidaklah saling bertentangan, akan tetapi justru malah saling melengkapi, karena masing-masing ulama’ yang berbeda ucapannya ini tidak saling menafikan kebenaran pendapat yang lain. Yang mereka lakukan hanyalah memberikan penafsiran dengan menyebutkan salah satu contoh kongkrit dari kata “Ulil Amri”.

Oleh karena itu Ibnu Katsir rahimahullah berkata:

والظاهر والله أعلم أنها عامة في كل أولي الأمر من الأمراء والعلماء.

“Pendapat yang lebih kuat, -wallahu a’alam- yang kata “ulil amri” bersifat umum, mencakup ulil amri dari kalangan umara’ (pemimpin/penguasa) dan juga ulama’.” (Tafsir Ibnu Katsir 1/518)

Jadi Kesimpulannya mengenai pertanyaan bahwa :

Apakah seorang Ulama boleh diangkat sebagai pemimpin?

Maka Jawabannya adalah

Ya.. bahkan sangat direkomendasikan.!
Karena Ulama itu sendiri adalah seorang ulil amri.


close