Tuntunan dan Tata Cara Pelaksanaan Shalat Jenazah Lengkap Dengan Bacaan dan Doanya



Edukaislam.com - Pelaksanaan shalat jenazah yang jarang dilakukan oleh umat Islam, karena kita hanya melakukannya ketika ada saudara kita yang berpulang ke Rahmatullah. Makanya sekedar berbagi dan saling mengingatkan bagaimana sih tata cara pelaksanaan shalat jenazah, lengkap dengan doa dan bacaannya?

Nah sahabat edukaislam, Dalam shalat Jenazah ada Rukun, syarat, panduan tatacara sholat yang harus kita perhatikan dengan cermat. Shalat Jenazah  terdiri dari 8 rukun. Hukum pelaksanaannya  adalah "Fardhu Kifayah" artinya jika sebagian dari kita sudah ada yang menjalankan maka hukum shalat jenazah sudah gugur untuk sebagian lainnya. Dan lebih uniknya Shalat ini tidak  memakai ruku, sujud, i’tidal dan tahiyyat.

Berikut ini adalah rukun sholat jenazah :
  • 1. Niat
  • 2. Berdiri bagi yang  Mampu
  • 3. Takbir 4 kali
  • 4. Membaca Surat Al-Fatihah
  • 5. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW
  • 6. Doa Untuk Jenazah
  • 7. Doa Setelah Takbir Keempat
  • 8. Salam

Berikut ini adalah Tata Cara, Urutan dan Do'a Sholat Jenazah :

1. Niat, Lafadz Niat  Shalat Jenazah :
 
Niat di lakukan dalam hati, bahwa kita berniat akan melakukan shalat jenazah. Hal ini berdasarkan Firman Allah SWT ;

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ


"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah : 5).
Hal ini juga berdasarkan Hadits Rasulullah SAW dari Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

Misalnya :
"Aku niat shalat atas jenazah ini, fardhu kifayah sebagai makmum/imam lillaahi ta’aalaa.."

2. Setelah Takbir pertama membaca: Surat "Al Fatihah."

3. Setelah Takbir kedua membaca Shalawat kepada Nabi SAW : "Allahumma Shalli ‘Alaa Muhamad?"


4. Setelah Takbir ketiga membaca:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.”

atau bisa secara ringkas :

"Allahummagh firlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu.." untuk Jenazah laki-laki
dan atau
"Allahummagh firlaha warhamha wa’aafihi wa’fu anha.." untuk jenazah perempuan.


Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia"

5. Setelah takbir keempat membaca:
 
"Allahumma la tahrim naa ajrahu walaa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.."
Artinya:
"Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya"

6. "Salam" kekanan dan kekiri.

Demikian tata cara lengkap, tentang pelaksanaan sholat Jenazah, semoga menjadi ladang pahala bagi kita sekalian. Aamiin
loading...